Jl. Ki Hajar Dewantara Ruteng Flores
081238557742
sspsapruteng@gmail.com
SSpSAP Ruteng
Rabu, 11 Juli 2018: Dan mengapa kita meributkan bermacam-macam hal? Apabila Sabda yang kekal berbicara kepada kita, niscaya kita terlepas dari bermacam-macam paham. Dari Sabda yang Esa berasal segalanya dan segalanya menjadi saksi tentang yang Esa ini: "Sabda itulah yang pada permulaan juga berbicara kepada kita" (bdk. Yoh 1:1). Tanpa Dia tidak seorang pun dapat memahami atau mempertimbangkan suatu soal dengan baik. Orang yang memahami bahwa segala perkara itu adalah satu dan juga mengembalikan segalanya kepada satu itu dan segalanya dipandang dalam hubungannya dengan satu tadi, orang itu akan tenteram dalam hati dan dalam keadaan damai dengan Allah. Ya Allah yang bersifat Kebenaran, persatukanlah kami dengan Dikau dalam cinta kasih yang kekal. Seringkali saya merasa menyesal karena saya banyak membaca dan mendengar. Pada Dikaulah terdapat segala-galanya yang saya cita-citakan dan saya inginkan. Buatlah mereka diam yang memberi hikmat manusia dan buatlah bisu semua makhluk di hadirat-Mu. Bersabdalah Engkau, ya Engkau sajalah kepada kami. Sumber: Mengikuti Jejak Kristus, Penerbit Obor <www.obormedia.com> Bila ingin membaca posting sebelumnya bisa akses alamat ini: https://www.sspsap-ruteng.org/mengikuti-jejak-kristus #MJK #MengikutiJejakKristus #ThomasAKempis A post shared by DoaHarian.com (@doa.harianku) on Jul 11, 2018 at 1:45am PDT
Rabu, 11 Juli 2018: Dan mengapa kita meributkan bermacam-macam hal? Apabila Sabda yang kekal berbicara kepada kita, niscaya kita terlepas dari bermacam-macam paham. Dari Sabda yang Esa berasal segalanya dan segalanya menjadi saksi tentang yang Esa ini: "Sabda itulah yang pada permulaan juga berbicara kepada kita" (bdk. Yoh 1:1). Tanpa Dia tidak seorang pun dapat memahami atau mempertimbangkan suatu soal dengan baik. Orang yang memahami bahwa segala perkara itu adalah satu dan juga mengembalikan segalanya kepada satu itu dan segalanya dipandang dalam hubungannya dengan satu tadi, orang itu akan tenteram dalam hati dan dalam keadaan damai dengan Allah. Ya Allah yang bersifat Kebenaran, persatukanlah kami dengan Dikau dalam cinta kasih yang kekal. Seringkali saya merasa menyesal karena saya banyak membaca dan mendengar. Pada Dikaulah terdapat segala-galanya yang saya cita-citakan dan saya inginkan. Buatlah mereka diam yang memberi hikmat manusia dan buatlah bisu semua makhluk di hadirat-Mu. Bersabdalah Engkau, ya Engkau sajalah kepada kami. Sumber: Mengikuti Jejak Kristus, Penerbit Obor <www.obormedia.com> Bila ingin membaca posting sebelumnya bisa akses alamat ini: https://www.sspsap-ruteng.org/mengikuti-jejak-kristus #MJK #MengikutiJejakKristus #ThomasAKempis
A post shared by DoaHarian.com (@doa.harianku) on Jul 11, 2018 at 1:45am PDT